Selamat Datang di Website Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Peluncuran Perdana Sistem Informasi Terpadu Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh ASEAN Skills Competetion ASC XII - SELEKDA ACEH TAHUN 2017 WAJIB LAPOR KETENAGAKERJAAN LOWONGAN POSISI PROYEK MEDCO ACEH PROYEK BLOK A 2017 Magang ke Jepang Tahun 2017

Waktu Sekarang

Pegawai Disnakermobduk



Link Terkait

Pengunjung Website

Hari Ini: 58
Kemarin: 75
Bulan Ini: 1115
Tahun Ini: 1115
Online: 1
an image

* Untuk Bangun Fasilitas Olimpiade di Tokyo

BANDA ACEH - Jepang membutuhkan ribuan pekerja jasa konstruksi (anemar) dari Aceh. Kebutuhan terhadap tukang asal provinsi ini untuk pembangunan berbagai sarana dan prasarana penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Kadisnakermobduk) Aceh, Kamaruddin Andalah SSos MM menyampaikan hal ini kepada Serambi saat sosialisasi perekrutan calon program pemagangan di Aula Disnakermobduk Aceh, Banda Aceh, Rabu (3/2). Sosialisasi yang berlangsung sehari itu diikuti 23 pejabat Ketenagakerjaan Kbaupaten/Kota.

“Karena ada kebutuhan tersebut, maka Disnakermobduk Aceh memberikan kesempatan bagi putra Aceh yang berminat magang kerja sektor jasa kontruksi ke negeri sakura tersebut,” kata Kamaruddin.

Didampingi Kabid PSDM Tarekat, Kamaruddin mengatakan program magang kerja ke Jepang merupakan andalan untuk mengurangi pengangguran dan peningkatan kompetensi tenaga kerja di Indonesia, khususnya Aceh. Pendaftaran calon tukang Aceh ke Jepang itu sudah dibuka sejak 12 Januari 2016 dan seleksi dijadwalkan, 25-29 April 2016 melalui Disnakermobduk Aceh/Disnaker Kabupaten/Kota atau lembaga pelatihan kerja. “Disnakermobduk Aceh melakukan proses rekrutmen dan seleksi sesuai standar industri di negeri sakura tersebut,” katanya.

Kamaruddin menambahkan kebutuhan tenaga kerja jasa dan kontruksi menjelang Olimpiade Jepang 2020 sangat terbuka dan dibutuhkan SDM terlatih, termasuk dari Aceh.

“Program pemagangan kerja ke perusahaan di Jepang ini, merupakan kerja sama pemerintah Indonesia dan Jepang. Selain itu, calon peserta magang kerja, juga akan ditempatkan di perusahaan yang menyediakan beragam jenis kejuruan kerja,” kata Kamaruddin.

Padahal, menurutnya selama ini program pemagangan diprioritaskan untuk kejuruan di bidang industri, otomotif, tekstil, listrik, manufaktur, mesin, dan bangunan. (awi)

 

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2016/02/05/jepang-butuh-tukang-aceh