Selamat Datang di Website Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Magang ke Jepang Tahun 2018 Peluncuran Perdana Sistem Informasi Terpadu Tenaga Kerja Dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh ASEAN Skills Competetion ASC XII - SELEKDA ACEH TAHUN 2017 WAJIB LAPOR KETENAGAKERJAAN LOWONGAN POSISI PROYEK MEDCO ACEH PROYEK BLOK A 2017

Waktu Sekarang

Pegawai Disnakermobduk



Link Terkait

Pengunjung Website

Hari Ini: 1
Kemarin: 1
Bulan Ini: 17
Tahun Ini: 14270
Online: 1
an image

JAKARTA - Gubernur Aceh, dr H Zaini Abdullah dan pemilik usaha bubuk kopi Ulee Kareng Banda Aceh, Asnawi memperoleh penghargaan dari Pemerintah Pusat di Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/11). Asnawi memperoleh penghargaan “Produktivitas Paramakarya” sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian dan dedikasinya selama 45 tahun bergerak di bidang usaha bubuk kopi hingga sukses.

Penghargaan untuk Asnawi diserahkan Presiden RI, Joko Widodo. Sedangkan penghargaan kepada gubernur diberikan atas dukungan dan pembinaan kepada perusahaan yang telah berhasil mendapatkan penghargaan Produktivitas Paramakarya 2015. Penghargaan untuk Gubernur diserahkan Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dakhiri dan juga disaksikan Presiden.

Hadir pada penyerahan penghargaan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Aceh, Dr Muzzakar A Gani, Kadis Ketenagkerjaan dan Mobilitas Penduduk Aceh, Kamaruddin SSos, MSi, Kepala UPTD Balai Pengembangan Produktivitas Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Sofyan MSi, dan para Dirjen di lingkungan Ketenagakerjaan serta perwakilan negara sahabat.

Gubernur Aceh, dr Zaini Abdullah mengharapkan penghargaan tersebut dapat mendorong tumbuh kembangnya usaha kecil dan menengah di Aceh. “Pemerintah Aceh akan terus melakukan pembinaan dan dukungan terhadap usaha kecil dan menengah,” kata Gubernur.

Sedangkan pemilik usaha bubuk kopi Ulee Kareng, Asnawi merasa bangga bisa menerima penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, kami bersyukur atas penghargaan ini, semoga ke depan, kami menjadi lebih baik lagi,” kata Asnawi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Kamaruddin, S.Sos, MSi menjelaskan di Aceh terdapat ribuan usaha kecil dan menengah. Pemerintah Aceh secara kontinyu membina dan melatih. “Tiap tahun kita melakukan pelatihan. Mudah-mudahan di masa mendatang upaya pembinaan bisa kita tingkatkan lagi,” kata Kamaruddin. (fik)